Panic Disorder Episode 3

Begining of 2009...



Tiba-tiba aku merasa sesak napas, aku begitu ketakutan, aku mimpi buruk tapi aku ga ingat itu apa. Aku terbangun dalam keadaan keringatan dan ngos-ngosan, aku kepikiran, aku takut ngapa-ngapain, jantungku berdebar-debar, aku takut banget...

Diawali dengan sering mimpi buruk, insomnia yang parah, serangan panik itu jadi lebih sering mampir dihidupku, seolah ga bisa berhenti, setiap hari, jam, menit dan detiknya...aku seperti kembali ke episode awal semua ini dimulai...kali ini dengan kondisi lebih tak terkendali...

Berat badanku merosot terus, pikiranku makin sering gak bisa dikontrol...aku begitu ketakutan...ketakutan yang aneh yang gak bisa dikendalikan...lebih sering terjadi dan benar-benar gak mengenal waktu dan tempat...ngeri...

Suatu hari aku pernah berlari keluar dari kamar mandi, dalam keadaan yang belum selesai mandi (badanku masih penuh sabun) hanya karena aku tiba-tiba merasa takut, merasa sesak napas, dan seolah-olah aku bisa pingsan kalo ga segera keluar dari kamar mandi...Pernah juga disaat aku lagi tertawa bersama teman-teman, lagi ngobrol, aku dilanda rasa takut yang amat sangat yang bikin aku mau muntah, dan saat itu aku langsung lari mencari kamar mandi, tapi aku ga muntah sama sekali...Saat aku mau tidur aku seperti dicekik, dan bikin aku teriak tapi setelahnya aku takut untuk tidur lagi, benar-benar takut...

Semakin hari semakin sering aku mengalaminya, jika "kambuh" aku serasa pengen nangis dan teriak minta pertolongan, tapi aku gak bisa melakukannya...karena ini juga mungkin yang menyebabkan GERDku rasanya makin parah, makin sering kambuh...Dan ternyata seperti kata dokter penyakit dalam yang menangani GERDku, yang kualami adalah seperti lingkaran setan antara pikiran dan lambung, kalo lambungku bermasalah pikiranku pun terganggu begitu juga sebaliknya. Aku mencari info tentang panic disorder di internet, dan ternyata seperti yang aku duga, ternyata penyakit "serangan panik" itu memang ada, dan gejalanya persis seperti yang aku alami...

Hingga saat ini aku masih sering mengalaminya, serangan itu masih sangat sering datang, tetapi keadaan sekarang agak berbeda dari yang dulu, meski terasa lebih parah. Perbedaannya adalah ada orang lain yang tau apa yang aku alami, aku lega telah menceritakan ke orang tersebut (meski hanya 1 orang & diapun sepertinya belum benar-benar bisa ngerti), tapi setiap kali aku "kambuh" aku bisa punya tempat untuk mengalihkan perhatian & pikiranku...aku masih membutuhkan bantuan orang lain, karena aku belum bisa menghadapinya sendiri...Dulu ketika "kambuh" aku melewatinya sendiri, meski akhirnya reda, tapi detik-detik kekambuhannya itu benar-benar menyiksa, amat sangat tersiksa, sampai akhirnya reda dengan sendirinya, tapi sekarang aku bisa minta bantuan orang itu...Ntah ini karena sugesti aku ato gimana, tapi aku merasa aman aja kalo saat "kambuh" bisa dibantuin ma dia...(thank u so much for loving me the way I am)...

Aku pikir aku bisa sembuh dengan sendirinya, seiring berjalannya waktu, tapi hingga detik ini aku masih tersiksa dengan "penyakit" ini...aku bingung harus gimana. Aku berusaha mendekatkan diri sama Allah, memasrahkan semuanya Kepada-Nya, tapi seolah pikiran dan hatiku bersekutu melawan niatku...

Ya Rabb Yang Maha Membolak-balikkan Hati...tolonglah hamba-Mu ini, sembuhkanlah hamba dari segala macam penyakit dan lindungilah hamba Ya Allah...

~fighting for panic disorder~